Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label LDR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LDR. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 September 2012

Mempertahankan ini...


Setiap orang pasti pernah jatuh cinta.. merasakan manis dan pahitnya cinta, manis pertemuan dan pahit perpisahan.. aku juga pernah mengalami fase-fase itu.. dimana aku harus memulainya, membangunnya dari awal dan akhirnya berusaha bersusah payah move on dari luka-ku..

aku pernah mengalami manisnya cinta, dimana hanya ada aku, dia dan kebahagiaan.. dimana yg kata orang bila sudah berdua yg lain pada ngontrak.. dimana hanya ada kata-kata manis terucap tanpa cela, yg akhirnya aku sadar, tidak selamanya akan manis, jeruk yg manis sekalipun akhirnya menjadi busuk dan pahit jika dibiarkan begitu saja..

kepahitan itu sering kurasa, saat aku kehilangan orang yg aku cintai.. bukan dia, tapi mereka.. karena memang lebih dari 1.. aku tidak menyalahkan mereka atas kepergian mereka dari hidupku.. mungkin karena jalan cintaku tidak semulus itu, atau karena… TAKDIR.. aku tidak tau pasti, aku hanya wayang yg menjalani lakonku sebagaimana mestinya.. menjalani kehidupan cinta seperti air yg mengalir..

selama ini aku mencari sebab akibat dari masalahku sendiri.. dari mereka yg menginginkan pergi dari hidupku.. sejujurnya, aku tak percaya diri atau mungkin memang belum.. aku selalu menganggap bahwa ada yg lebih dan lebih dari diriku.. atau mungkin aku termasuk hamba yg tidak bersyukur ??ahh.. entah..

tapi akhirnya aku tau, mengapa aku selalu kehilangan orang2 yg aku sayang.. itu karena aku tak pernah berusaha untuk mempertahankan.. aku lebih percaya kepada fikiranku sendiri tanpa mau mencoba berpikir bahwa yg kulakukan adalah benar.. ya, jujur kuakui itu memang benar adanya, aku adalah seseorang yg tidak berpikir panjang.. tidak ingin membuatnya menjadi beban.. setelah kehilangan baru menyadari.. tetapi bukankah itu sebagian dari kodrat ?? entahlah.. mungkin saat itu fikiranku belum se-dewasa ini, aku menyadari, ada beberapa hal.. yg harus aku perjuangkan dan pertahankan.. apa yg bukan menjadi milik kita, bisa kita raih.. apa yg kita miliki, juga bisa lepas dari diri kita.. begitulah dengan orang2 yg kita sayangi..

berkaca dari kehidupan masa lalu-ku, sekarang aku mulai menata kembali jalan cintaku yg semestinya, bersama orang yg aku cintai.. selama ini aku berusaha untuk mempertahankan, walau terkadang menyayat hati dan menyesakkan dada.. walau terkadang membuatnya marah dan ingin memakan-ku.. selama ada jalan, bagaimanapun, aku harus mempertahankannya.. karena aku mencintainya, karena masih ada cinta dihati.. karena tanpanya, aku berantakan.. aku tidak memungkiri, aku tidak ingin kesalahan2 masa laluku terulang, aku yg dulunya masa bodoh dengan perpisahan.. sekarang aku bisa lebih menghargai pertemuan.. bertemu dengannya sangat membahagiakan, walau ada sedikit duka tapi aku tetap mensyukurinya.. kadang bersikap protektif, hanya takut akan kehilangan.. kadang bersikap egois, hanya karena tak ingin ada orang lain yg memilikinya.. jika ada masalah selalu sama2 mencari jalan keluarnya.. tidak pernah menyerah dengan keadaan.. dia mengajariku banyak hal tentang bagaimana cara mempertahankan sebuah hubungan.. karena ia dan aku sama2 tidak ingin kehilangan (ini momen yg paling mengharukan..)

buat mas yg disana, yg selalu berada disisiku saat aku senang maupun sedih.. maafkan aku, jika caraku takut kehilanganmu ialah salah..namun kau akan membenarkannya suatu saat nanti.. kelak kau akan tahu mengingat aku yg selalu mencoba mempertahankan..


jika tidak ingin kehilangan orang yg kamu sayangi, pertahakanlah ia semampumu.. jika masih bisa km pertahankan, jangan menyerah.. sebab menyerah berarti adalah ‘menyerah-kan’ .. you know :)

Minggu, 05 Februari 2012

JARAK JAUH ?? WHY NOT ?? :)


Seorang teman curcol,…(curhat colongan)

Sedikit mengumpat dan mengutuki LDR .. (long distance relationship)

Katanya “LDR itu bullshit.. LDR itu neraka”

Begitu inti umpatannya…

aku yang sedang duduk disebelahnya hanya bisa diam…dan tidak berkomentar apa-apa

untuk apa berkomentar kepada orang yang sedang “emosi” seperti itu? Nanti aku jadi ikut ikutan emosi…

Hubungan jarak jauh,….hmm…Jarak dalam arti yang sesungguhnya. Dipisahkan oleh ruang…aku disini, dan dia disana.

Bukan “jarak” dalam arti “gap”… level, ato ..ato…ato apa ya?? Kok aku jadi bingung sendiri jelasinnya? Hehehe…seperti misalnya, aku ada jarak dengan BOS ku, karena dia BOS maka aku tidak perlu “terlalu dekat” dengan beliau. Tapi bukan berarti aku juga harus menjauh dengan beliau.

Tapi mudah2an, yang baca pada tau deh apa maksud ku….(ngarep mode on) :D

Intinya, (menurut yang ku pikir) jarak bukan semata-mata menjadi alasan untuk kita tidak saling mengenal pasangan kita. Tapi mesti waspada, bila ternyata “jarak” membuat kita menjadi tidak mengenal pasangan kita. Ato malah karena “jarak” kita jadi punya “jarak” dengan pasangan kita.

Well,….

Temen ku yang curhat itu, ketika ku tanya inti dari masalahnya itu apa? Dia jawab “komunikasi”

Ketika “jarak” yang “jauh” itu ingin dibuat dekat lewat sebuah komunikasi, ternyata itu malah menjadi masalah buat dia.

Jadi, bukan hanya KOMUNIKASI saja yang dibutuhkan dalam hubungan jarak jauh, tapi juga KESADARAN, KESABARAN dan KEPERCAYAAN,

SADAR, bahwa ini adalah proses yang harus dilewati dan dijalani. aku jadi tahu apa yang aku lakukan dengan segala akibat dan resikonya. aku tidak (harus) takut dan tidak (harus) lari karena aku SADAR!!

SABAR meski harus menunggu …(bukan hanya sekedar menunggu, tapi menunggu dengan bijaksana, tidak grusa grusu, tetep enjoy, tetep kalem…) ^_^

Kalau kita sadar bahwa segala sesuatu harus melalui proses, kita tidak perlu mempercepatnya hanya karena ingin segera bertemu dengan hasil akhir. Hasil akhir pasti datang kok. Nggak usah dipaksa dipercepat. Segala sesuatu sudah ‘tertulis’. Nggak perlu dipertanyakan lagi :)

Dan PERCAYA, …

Arti percaya diambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia

per•ca•ya :

1 mengakui atau yakin bahwa sesuatu memang benar atau nyata

2 menganggap atau yakin bahwa sesuatu itu benar-benar ada

3 menganggap atau yakin bahwa seseorang itu jujur (tidak jahat ,pembohong ,dsb)

4 yakin benar atau memastikan akan kemampuan atau kelebihan seseorang atau sesuatu (bahwa akan dapat memenuhi harapannya dsb).

me•mer•ca•yai :

1 menganggap benar atau nyata ; mengakui benar atau nyata

2 mengharapkan benar atau memastikan (bahwa akan dapat memenuhi harapannya dsb)

gak ada rumusan untuk menjadi percaya, selain PERCAYA !!!

jadi PERCAYA SAJA! !!

tulisan ini sekaligus sebagai tulisan yang mensugesti diri ku sendiri

tapi mudah-mudahan bermanfaat untuk yang membacanya :)

terima kasih untuk dia yang sudah membuat aku belajar untuk (tetap) sabar dan percaya dan selalu (setia) menanti :)

buku tamu


ShoutMix chat widget

Followers

 

design by indam thanks to salsabeela
original from bontang, indonesia